Aksi “No Kings” Meluas, Kritik Kebijakan Trump Menguat dari Minneapolis hingga New York

By Admin


Robert De Niro saat Demonstrasi Berlangsung
nusakini.com, Minneapolis — Gelombang aksi bertajuk No Kings berlangsung di ribuan kota di Amerika Serikat dan sejumlah kota besar dunia, dengan Minneapolis, Minnesota, disebut sebagai salah satu pusat utama mobilisasi massa, Sabtu, 28 Maret 2026/

Aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap sejumlah kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Demonstrasi dilaporkan terjadi di sekitar 3.000 kota di AS serta menjangkau kota internasional seperti Madrid, Roma, dan London.

Di Minneapolis, aksi mendapat perhatian besar karena terkait memori atas dua warga sipil, Renee Good dan Alex Pretti, yang tewas dalam insiden penembakan oleh agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) pada Januari lalu. Berdasarkan informasi yang berkembang, peristiwa tersebut masih menjadi sorotan publik dan memicu tuntutan keadilan.

Musisi Bruce Springsteen dalam orasinya menyampaikan bahwa solidaritas warga Minneapolis menjadi simbol perlawanan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai kontroversial. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai demokrasi.

Aksi juga menyoroti kebijakan luar negeri AS, khususnya konflik di Iran, yang disebut berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat, termasuk kenaikan harga bahan bakar dan inflasi.

Di New York, aktor Robert De Niro turut menyampaikan kritik terbuka terhadap kepemimpinan Trump, termasuk terkait kebijakan ekonomi dan sosial. Sementara di Washington DC, penyanyi Joan Baez tampil dalam aksi yang digelar di depan Kennedy Center.

Menanggapi aksi tersebut, pihak Gedung Putih melalui juru bicara Abigail Jackson menyatakan bahwa demonstrasi tersebut tidak memiliki dampak politik signifikan. Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Komite Nasional Kongres Partai Republik. (*)